Kamis, 08 Maret 2012

Mengenal Allah Dengan Sebenarnya

Sebelum kita mengenal Allah dengan yang sebenarnya coba kita lihat hadist qudsi berikut ini :
  • "Mulanya Aku (Allah) merupakan simpanan yang tersembunyi, karena Aku ingin dikenal maka Aku ciptakan makhluk maka kenallah dia kepada-Ku"
  • "Barangsiapa kenal akan dirinya, maka kenal akan Tuhannya".
Dari kedua hadits diatas kita dapat memikirkan siapa Allah itu yaitu dari mana kita akan mengenal Allah. Menurut hadits diatas jika kita mengenali diri kita maka kita akan mengenal Tuhan kita. Terus pertanyaannya darimana kita akan memulai untuk mengenalnya?

Mari kita pahami tentang Allah dari nama-nama Allah yang tersurat dalam Al Asmaul Husna yang merupakan nama-nama Allah yang baik yang berjumlah 99. Allah adalah Dzat yang terkandung dalam seluruh nama-nama Allah terbaik dalam Al Asmaul Husna. 

Mari kita cermati ayat berikut :

S U R A T   A L - A ' R A F
7:180. Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

S U R A T   A L - I S R A '
17:110. Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu"

S U R A T   T H A H A
20:8. Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai al asmaulhusna (nama-nama yang baik).

Mungkin dari memahami ayat-ayat tersebut kita dapat memahami bahwasannya nama-nama yang terbaik hanyalah kepunyaan Allah. Itulah nama Allah yang sesungguhnya dan merupakan totalitas Nama Tuhan yang mencakup segenap nama-nama yang lain yang secara umum kita mengenal 99 nama. Ke 99 nama tersebut dapat kita kelompokkan yang berkaitan dengan :

Sifat-sifat-Nya : yang mencerminkan mengenai akhlak atau budi pekerti Allah.
  • Yang Maha Pemurah
  • Yang Maha Pengasih
  • Yang Maha Pemaaf
  • Yang Maha Penyabar
  • Yang Maha Penyantun
  • Yang Maha Penolong
  • Yang Maha Adil
Pekerjaan-Nya :
  • Yang Maha Pencipta
  • Yang Maha Memelihara
  • Yang Maha Mengawasi
  • Yang Maha Pemberi
  • Yang Maha Menghitung
  • Yang Maha Pembentuk Rupa
Tentang Diri-Nya :
  • Yang Maha Besar
  • Yang Maha Halus
  • Yang Maha Nyata ada-Nya
  • Yang Maha bersifat Ruh
  • Yang Maha Paling Awal
  • Yang Maha Paling Akhir
  • Yang Maha Esa
  • Yang Maha Hidup
  • Yang Maha Berdiri Sendiri
  • Yang Maha Perkasa
Uraian kemudian dijelaskan dengan :
  • Zat Yang Maha Suci (Al-Quddus),
  • Maha Mengetahui,
  • Sumber segala ilmu (Al-Aliim),
  • Maha Cerdas (Ar-Rasyid),
  • Maha Kuasa (Al-Qaadir),
  • Maha Mengalahkan (Al-Qahar),
  • Maha Luas (Al-Wasii),
  • Maha Mendengar (Al-sami’ul),
  • Maha Melihat (Al-Bashiir),
  • Maha Dekat (Al-Qariib),
  • Maha Kekal (Al-Baaqii),
  • Maha Menggenggam (Al-Qabidhu),
  • Maha Meliputi (Al-Muhith),
  • Maha Mencipta Alam tanpa contoh (Al-Baadi).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar