Sabtu, 07 April 2012

Kehidupan Dunia hanyalah Sendau Gurau

Kehidupan dunia adalah sendau gurau. Demikian seperti firman Allah dalam SURAT   AL-AN 'AAM

Dalam ayat 6:32. "Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?"

Dari ayat ini dapat disimpulkan bahwa kehidupan di dunia ini bukan kehidupan yang sebenarnya dan kehidupan akhirat itu yang sebenarnya. Maka seharusnya kita lebih mengutamakan kehidupan akhirat agar kita bisa selamat setelah kita mati. Karena tidak ada lagi kehidupan di dunia setelah mati kecuali kehidupan akhirat.

Kemudian di ayat 6:70. "Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.  Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur'an itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

Dari ayat ini disimpulkan bahwa orang yang menjadikan agama sebagai mainan sebenarnya dia telah ditipu dengan kehidupan dunia. Mereka lalai kehidupan akhirat. Maka mereka akan diancam dimasukkan ke neraka dan akan di siksa.

Dan ayat 6:130. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

Dari ayat ini disimpulkan bahwa sebenarnya Allah telah mengutus seorang utusan dari golongan kita sendiri untuk memberitahukan bahwa kehidupan dunia itu hanyalah menipu dan agar mengutamakan kehidupan akhirat. Tapi kebanyakan manusia terlena oleh kehidupan akhirat. Jarang manusia yang mau memikirkan kehidupan yang sebenarnya yaitu di kampung akhirat.
Oleh karena itu marilah kita pikirkan agar kehidupan kita ini bisa selamat sampai di negeri akhirat maka kita hendaknya mulai sekarang harus memikirkan kehidupan yang sebenarnya dengan menggunakan akal kita untuk memahami Siapakah yang menciptakan kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar